Friday, March 3, 2017

Pengertian, Manfaat dan Macam-Macam Jaringan Komputer

Pengertian, Manfaat dan Macam-Macam Jaringan Komputer


Kata “jaringan komputer” mungkin sudah tidak asing lagi bagi telinga kita, mengingat hampir setiap hari kita melibatkan jaringan komputer dalam pekerjaan kita.
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.
Istilah jaringan komputer sendiri juga dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari dua komputer atau lebih yang saling terhubung.
Tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah agar informasi/ data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat.

 

Jaringan komputer memungkinkan penggunanya dapat melakukan komunikasi satu sama lain dengan mudah.
Selain itu, peran jaringan komputer sangat diperlukan untuk mengintegrasi data antar komputer-komputer client sehingga diperolehlah suatu data yang relevan.

Manfaat Jaringan Komputer

Berbicara mengenai manfaat dari jaringan komputer. Terdapat banyak sekali manfaat jaringan komputer, antara lain :
  • Dengan jaringan komputer, kita bisa mengakses file yang kita miliki sekaligus file orang lain yang telah diseberluaskan melalui suatu jaringan, semisal jaringan internet.
  • Melalui jaringan komputer, kita bisa melakukan proses pengiriman data secara cepat dan efisien.
  • Jaringan komputer membantu seseorang berhubungan dengan orang lain dari berbagai negara dengan mudah.
  • Selain itu, pengguna juga dapat mengirim teks, gambar, audio, maupun video secara real time dengan bantuan jaringan komputer.
  • Kita dapat mengakses berita atau informasi dengan sangat mudah melalui internet dikarenakan internet merupakan salah satu contoh jaringan komputer.
  • Misalkan dalam suatu kantor memerlukan printer, kita tidak perlu membeli printer sejumlah dengan komputer yang terdapat pada kantor tersebut. Kita cukup membeli satu printer saja untuk digunakan oleh semua karyawan kantor tersebut dengan bantuan jaringan komputer.

Macam-Macam Jaringan Komputer

Umumnya jaringan komputer di kelompokkan menjadi 5 kategori, yaitu berdasarkan jangkauan geografis, distribusi sumber informasi/ data, media transmisi data, peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data, dan berdasarkan jenis topologi yang digunakan. Berikut penjabaran lengkapnya :

1. Berdasarkan Jangkauan Geografis

  • LAN
Local Area Network atau yang sering disingkat dengan LAN merupakan jaringan yang hanya mencakup wilayah kecil saja, semisal warnet, kantor, atau sekolah. Umumnya jaringan LAN luas areanya tidak jauh dari 1 km persegi.
Biasanya jaringan LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet yang mempunyai kecepatan transfer data sekitar 10, 100, bahkan 1000 MB/s.
Selain menggunakan teknologi Ethernet, tak sedikit juga yang menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-fi untuk jaringan LAN.
  • MAN
Metropolitan Area Network atau MAN merupakan jaringan yang mencakup suatu kota dengan dibekali kecepatan transfer data yang tinggi. Bisa dibilang, jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN.
Jangakauan dari jaringan MAN berkisar 10-50 km. MAN hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak dilengkapi dengan elemen switching yang berfungsi membuat rancangan menjadi lebih simple.
  •   WAN
Wide Area Network atau WAN merupakan jaringan yang jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, semisal sebuah negara bahkan benua.
WAN umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun berada di lokasi yang berbeda.

2. Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/ Data

  • Jaringan Terpusat
Yang dimaksud jaringan terpusat adalah jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi/ data yang berasal dari komputer server.
Dalam jaringan terpusat, terdapat istilah dumb terminal (terminal bisu), dimana terminal ini tidak memiliki alat pemroses data.

  • Jaringan Terdistribusi
Jaringan ini merupakan hasil perpaduan dari beberapa jaringan terpusat sehingga memungkinkan beberapa komputer server dan client yang saling terhubung membentuk suatu sistem jaringan tertentu.

3. Berdasarkan Media Transmisi Data yang Digunakan

  • Jaringan Berkabel (Wired Network)
Media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel.
Kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa saling bertukar informasi/ data atau terhubung dengan internet.
Salah satu media transmisi yang digunakan dalam wired network adalah kabel UTP.
  • Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Dalam jaringan ini diperlukan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi datanya.
Berbeda dengan jaringan berkabel (wired network), jaringan ini tidak menggunakan kabel untuk bertukar informasi/ data dengan komputer lain melainkan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal informasi/ data antar komputer satu dengan komputer lainnya.
Wireless adapter, salah satu media transmisi yang digunakan dalam wireless network.

4. Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data

  • Jaringan Client-Server
Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client.
Komputer server bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data tersebut.
  • Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama.
Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer server.

5. Berdasarkan Topologi Jaringan yang Digunakan

Topologi jaringan komputer merupakan bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan komputer satu dengan yang lain.

Friday, October 3, 2014

Mengenali & Mencegah Pencurian Identitas Pada Jaringan Komputer


Pada jaringan hub semua data yang mengalir di jaringan dapat dilihat/diambil oleh komputer manapun yang ada di jaringan asalkan komputer tersebut merequest data tersebut, kalau tidak direquest ya tidak akan datang. Pada jaringan switch hanya komputer yang melakukan pertukaran data yang dapat melihat data tersebut, komputer2 lain tidak berhak merequest data tersebut. Masalahnya adalah harga dari router hub dan switch tidak berbeda jauh sehingga kebanyakan tempat sekarang sudah menggunakan router switch yang menyulitkan untuk network hacking.
Hacking ini menggunakan teknik : 
• Sniffing 
• ARP Poison Routing 
Kedua Teknik di atas tidak akan bisa dicegah oleh firewall apapun di komputer korban, dijamin. Important Note: ARP Poison Routing dapat meyebabkan denial of service (dos) pada salah satu atau semua komputer pada network anda,
Kelebihan:
• Tidak akan terdeteksi oleh firewall tipe dan seri apapun karena kelemahannya terletak pada sistem jaringan    bukan pada komputernya
• Bisa mencuri semua jenis login password yang melalui server HTTP
• Bisa mencuri semua login password orang yang ada di jaringan Hub selama program diaktifkan
• Untuk ARP Poisoning bisa digunakan untuk mencuri password di HTTPS
• Semua programnya free
Kekurangan: 
• Untuk jaringan Switch harus di ARP poisoning 1 persatu dan bandwidth anda akan termakan banyak untuk hal itu (kalo inet super cepat ga masalah)
• Ketahuan atau tidak oleh admin jaringan adalah tanggung jawab anda sendiri

Pencurian identitas pada jaringan komputer umumnya dilakukan melalui beberapa cara :
  1. Pada unit yang terpasang secara permanen di jaringan internal (LAN)
Pencurian pada unit yang terpasang permanen pada jaringan internal biasanya dilakukan oleh pihak yang mengontrol jaringan tersebut ataupun oleh pihak tertentu yang lebih memahami kondisi jaringan dibanding operator jaringan.
Bentuk pencurian dilakukan dengan memanfaatkan Perangkat Keras (Hardware) ataupun Perangkat Lunak (Software) yang ditanam pada Perangkat Komputerisasi di dalam Jaringan.
Untuk Pemanfaatan Perangkat Keras biasanya berupa Hardware Keylogger yang terpasang pada penghubung Keyboard atau berupa suatu Card tambahan di dalam Unit Central Processing Unit (CPU)
Sedangkan untuk Perangkat Lunak berupa suatu Software yang ditanamkan pada bagian registry Sistem Operasi ataupun Software Pemantau yang terpasang pada unit Server / Controlling Jaringan.

Software” yang dipergunakan antara lain :
1.                  007 Keylogger Spy Software 3.873
2.         Active Key Logger 2.4
3.         Activity Keylogger 1.80.21
4.         Activity Logger 3.7.2132
5.         ActMon Computer Monitoring 5.20
6.         Actual Spy 2.8
7.         Advanced Invisible Keylogger v1.9
8.         Advanced Keylogger 1.8
9.         Ardamax Keylogger 2.9
10.       BlazingTools Perfect Keylogger 1.68
11.       Blazingtools Remote Logger v2.3
12.       Data Doctor KeyLogger Advance v3.0.1.5
13.       Local Keylogger Pro 3.1
14.       ExploreAnywhere Keylogger Pro 1.7.8
15.       Family Cyber Alert 4.06
16.       Family Keylogger 2.80
17.       Firewall bypass Keylogger 1.5
18.       Free Keylogger 2.53
19.       Ghost Keylogger 3.80
20.       Golden Eye 4.5
21.       Golden KeyLogger 1.32
22.       Handy Keylogger 3.24 build 032
23.       Home Keylogger 1.77
24.       Inside Keylogger 4.1
25.       iOpus Starr PC and Internet Monitor 3.23
26.       iSpyNow v2.0
Dan masih banyak lagi software Spy/KeyLogger yang dipergunakan

Note : Banyak dari Software Keylogger di atas sudah dihapus Web/Blog penyedia. Beberapa diantaranya bahkan sudah dimasukkaan keycode ke Anti Virus sehingga anti virus akan menolak dan menghapus software tersebut.

2.      Pada unit yang sementara dihubungkan pada jaringan internal.

Pencurian pada unit yang terhubung sementara biasanya melalui pemakaian Software seperti pada bagian 1, bisa juga memanfaatkan kelemahan dari browser yang ada pada pemakai seperti IE ataupun Mozilla Firefox.
Untuk software browser Firefox, aplikasi/add-on yang dimanfaatkan untuk pencurian identitas salah satunya adalah FireSheep.

Beberapa Tip untuk Pencegahan :
  1. Pada Kondisi Pemakaian Unit yang terpasang secara permanen ke Jaringan
-          Usahakan untuk membuat login palsu setelah kita selesai menggunakan account kita, proses  login account palsu untuk menutupi data password kita sebelumnya (biasanya dilakukan 2-3  kali untuk lebih memastikan kondisi penutupan data password)
-          Menggunakan keyboard Virtual (On-Screen Keyboard)
  1. Pada Kondisi Unit yang terhubung sementara (unit Pribadi pada jaringan umum)
-          Pasang Anti FireSheep(BlackSheep), KeyScrambler & AntiArp
-     Gunakan Software Pengamat Jaringan seperti NetWorX (Untuk Memantau Aktifitas yang tidak Diinginkan)



Mempercepat Koneksi Jaringan Internet

Cara mempercepat koneksi jaringan internet dapat dilakukan dengan beberapa cara. Untuk kondisi secara umum dapat dilakukan melalui Pengaturan QOS Packet dan TCP/IP Bandwidth Value.
 Untuk Pengaturan pada QOS Packet :
- Jalankan program konfigurasi Administrator Group Policy (Gpedit.msc) pada bagian Run
- Pilih bagian Computer Configuration - Administrative Templates - Network
- Pada bagian QOS Packet Scheduler, Rubah Limit Outstanding Packets dari kondisi ‘Not Configure’ menjadi ‘Enable’
- Rubah Juga Bagian Bandwidth Limit dari ‘20%’ menjadi ‘0%’

Untuk pengaturan TCP/IP :
- Jalankan ‘Regedit’ pada bagian Run 
- Pilih bagian ‘HotKey Local Machine’ - System - CurrentControlSet - Services - Tcpip - Parameters -

Ubah Nilai” value register pada bagian : 
• DefaultTTL - Nilai Value ‘00000040’ 
• EnablePMTUBHDetect - Nilai Value ‘00000000’ 
• EnablePMTUDiscovery - Nilai Value ‘00000001’ 
• GlobalMaxTcpWindowsSize - Nilai Value ‘0005ae4c’ 
• SackOpts - Nilai Value ‘00000001’ 
• Tcp1323Opts - Nilai Value ‘00000003’ 
• TcpWindowsSize - Nilai Value ‘0005ae4c’

Note : Untuk Pengaturan Pada TCP/IP , setelah selesai perubahan dilakukan, PC/Notebook harus di-Restart / Booting Ulang. Pada beberapa OS Windows mungkin sebagian dari Nilai Value Registry tidak Tercantum.
Beberapa Settingan Tambahan diluar settingan dasar di bawah ini ditujukan untuk mempercepat koneksi dari Provider” Tertentu (Settingan dilakukan pada Aplikasi Modem seperti Mobile Partner, AT&T Net Connect, Smart Connect, dsb) :

Untuk XL :
APN                             : ‘internet’                               www.xlgprs.net
Username                      : dikosongkan                         xlgprs
Password                      : dikosongkan                         proxl
Primary DNS                :  ‘165.21.100.88’                  8.8.8.8
Secondary DNS            :  ‘165.21.83.88’                    8.8.4.4
Untuk IM2 (Indosat M2) [Broom] :
Merubah DNS yang semula kosong dengan DNS Tertentu :
Kode” DNS à ‘202.155.0.10’  ‘202.155.0.15’  ‘202.155.0.20’  ‘202.155.0.25’
Alternatif Tambahan (Untuk Secondary DNS) : ‘202.155.46.66’  ‘202.155.46.77’

Untuk Telkomsel Flash :
Dilakukan dengan merubah Settingan Device Connection , Cara Yang dilakukan :
-          Klik Kanan pada My Computer > Properties
-          Kemudian Klik Hardware > Klik Device Manager
-          Klik Modem > Klik Kanan pada Modem > Advanced [tergantung jenis modem]

Masukan Extra Setting Di bawah ini :

Extra Command Setting :
-          Telkomsel Flash Time Based                        : at+cgdcont=1,”IP”,”flash”
-          Telkomsel Volume / Flash Unlimited             : at+cgdcont=1,”IP”,”internet”
-          Telkomsel Volume / Flash Unlimited             : at+cgdcont=1,”IP”,”telkomsel”

[catatan : Pengaturan dilakukan saat modem sudah terhubung ke PC/Notebook dan belum pada kondisi Ter-Connect. Pilih salah satu yang Command Setting sesuai/menurut model koneksi yang dipergunakan]

APN silih ganti, Untuk paket Telkomsel FLash Unlimited disediakan 2 APN : ‘telkomsel’ dan ‘internet’ (Kedua Profile Koneksi Dibuat Terlebih Dahulu). Usahakan ganti APN anda apabila dirasakan koneksi sedang down.
 


 

 

Saturday, August 30, 2014

E-GOVERMENT

Apakah E-Gov?
E-government refers to the use by government agencies of information technologies (such as Wide Area Network, the Internet, and mobile computing) that have the ability to transform relations with citizens, businesses, and other arms of government.
Unsur-unsur E-govt:
1.Teknologi informasi (WAN, Internet, mobile computing)
2.Kemudahan penggunaan (user friendly)
3.Transformasi hubungan pemerintah-swasta-masyarakat
4.Perbaikan kinerja kebijakan & pelayanan publik (efisiensi, efektivitas, produktivitas, responsivitas).
Strategi Pengembangan E-gov
Inpres No.3/2003:
1. Sistem layanan yg andal & terpercaya
2. Manajemen Pempus & Pemda holistik
3. Teknologi informasi optimal
4. Peranserta swasta, industri telekomunikasi, teknologi informasi
5. SDM di pemerintahan & e-literacy masyarakat
6. Pengembangan sistematis dengan tahapan yg realistis & terukur.  
Tahapan E-gov (ASPA):
1. Emerging; hanya menampilkan situs web sebagai sumber informasi alternatif
2. Enhanced; peningkatan informasi, lebih dinamis
3. Interactive; fasilitas mengunduh formulir, emailing, fasilitas dialogis
4. Transactional; interaksi online payment
5. Seamless; integrasi penuh layanan publik secara online.  
Aplikasi E-Gov di Indonesia
1. Sistem database elektronik untuk pelayanan publik
2. Sistem Administrasi Satu Atap (UPTSA, One Stop Service)
3. Sistem Penanganan Keluhan Warga (Complaint Handling, UPIK Jogja)
4. e-Billing (Ditjen Pajak)
5. e-Procurement (Depkeu, Pemda Surabaya)